Tuesday, August 4, 2015

Curhat ama Tuhan

Yang Tersayang Tuhan ku Yesus Kristus

Tuhan, termikasih
Tuhan, Kau keren
Tuhan, Kau beri aku hal yang indah banget
Tuhan, bukan mau berlebihan cuma aku pantas ngucapin itu.

Kenapa?
Karena, 
Tuhan saat ini kau berikan aku untuk mengenal dia
dia, perempuan yang 2 tahun menjadi tetangga ku semasa SMA dulu;
perempuan itu yang dulu tak pernah sepatah katapun keluar dari mulutku ke mulutnya (eh maksudnya berbicara kepadanya)
tapi Tuhan perempuan itu ntah kenapa Kau putarkan kepalaku, kau arahkan pandangan ku, kau debarkan jantungku, kau klik kan hatiku untuk mencoba mengenalnya.

Tuhan juur sampe sekarang kadang aku ga nyangka "kok bisa ya orang yg ga pernah ngobrol sama ku dulu eh malah jadi begini"

Iya jadi begini, begini dalam arti menjadi seseorang yg mau membuat suatu komitmen dengan ku untuk saling mendoakn, mau bersama dengan ku datang kepadaMu meakipun ditempat yg berbesa, untuk datang meminta pertolongan Mu supaya memberikan suatu pencerahan bagi kami.

Tuhan, aku senang aku bahagia, dan ku harap dia juga merasakan hal yang sama. Dan aku harap juga Tuhan kebahagiaan ini bukan kebahagiaan yang dibutakan oleh perasaan suka dan tergila-gila padanya saja. Tapi Tuhan aku ingin perasaan bahagia ini merupakan anugerah dari Tuhan semata. Jujur Tuhan dibalik kebahagiaan ku aku juga menanamkan rasa kewaspadaan. 

Aku perlu waspada kan Tuhan, waspada agar tak terhanyut akan kebahagiaan ku berhubungan dengannya sehingga dapat menutup mata ku bahwa Kaulah sumber kebahagiaan yang sejati.
Tuhan ingatkan aku bahwa kebhagiaan yang ku peroleh dari perempuan itu merupakan kebahagiaan yang Tuhan beri dan tentunya Tuhan beri.

Tuhan aku minta,dan mungkin dia juga meminta kepada Mu untuk Tuhan kiranya boleh campur tangan dalam hubungan kami ini. Yah seperti yang pernah kami bahas; kami akan sangat bahagia bila orang-orang disekitar kami juga ikut bahagia karena kebahagiaan kami; Pendek kata kami ingin menjadi orang yg menjadi berkat bagi orang lain dan kemuliaan bagi nama Mu melalui hubungan ini.

Tuhan oh Tuhan, aku tau kau tak tidur
Tuhan oh Tuhan, aku tau kau tak diam
Tuhan oh Tuhan, aku tau hari masih panjang
Tapi Tuhan hari esok adalah misteri, hari ini adalah berkat dan kiranya didalam berkat mu itu kami boleh dan semakin tekun untuk meningkatkan kualitas iman kami, meningkatkan kualitas dan kuantitas doa kami. Karena Tuhan dengan Doa sajalah kami boleh cerita cerita sama Mu.

ah Tuhan aku senang dan bahagia, itu semua karena aku, dia yah kami memiliki engkau.

Aduh Tuha  maaf kalo aku ngomongnya berantakan tapi aku tahu kok Tuhan tau yang ku mau dan tentunya Tuhan tau yang kubutuhkan.

Ah Tuhan ku, Kau memang kece habis. Makasih Tuhan udah menghadirkan sosok itu pada 10 Februari 1992 yang lalu, di Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, terima kasih juha telah membisikkan kepadanya untuk mau mencoba mengenal aku.

Thanks Tuhan, Kau keren!